Akademik


KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA

No.80/IX/2012

TENTANG KETENTUAN BIMBINGAN KARTU RENCANA STUDI, PERKULIAHAN, DAN UJIAN MATA KULIAH DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA

Menimbang:

  1. bahwa Universitas Atma Jaya Yogyakarta telah menetapkan pengaturan kegiatan akademik agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar dan  baik;
  2. bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas kegiatan akademik perlu ada perbaikan pengaturan untuk lebih sesuai dengan maksud diselenggarakannya kegiatan akademik;
  3. bahwa bimbingan KRS, Perkuliahan dan Ujian mata kuliah merupakan bagian tak terpisahkan dalam kegiatan akademik;
  4. bahwa perlu ada pengaturan tentang  ketentuan bimbingan KRS, Perkuliahan dan Ujian mata kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta;
  5. bahwa perlu ditinjau kembali Surat Keputusan No.199/X tanggal 16 Januari 2003 tentang Syarat, Tata Tertib dan Prosedur Ujian mata kuliah yang juga mengatur tentang prosedur bimbingan KRS dan Perkuliahan;

Mengingat:

  1. Buku Pedoman Universitas Atma Jaya Yogyakarta berdasarkan SK Rektor No. 141/HP/Bp/2012.
  2. Rapat Koordinasi Persiapan KRS antara Dekanat, Program studi,  Tata Usaha, dan Himpunan Mahasiswa Program Studi tanggal 30 Januari 2013.
  3. Rapat Pengurus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta tanggal 31 Januari 2013.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan:

Pertama:

Penetapan  ketentuan bimbingan KRS, Perkuliahan dan  Ujian mata kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Kedua:

Ketentuan bimbingan KRS, Perkuliahan dan Ujian  mata kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang dimuat dalam lampiran Keputusan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan ini.

Ketiga:

Dengan berlakunya keputusan ini, Surat Keputusan No.199/X tanggal 16 Januari 2003 dinyatakan dicabut dan tidak berlaku lagi.

Keempat:

Segala sesuatunya akan ditinjau dan ditetapkan kembali sebagaimana mestinya apabila kemudian ternyata terdapat kekeliruan di dalam keputusan ini.

Kelima:

Keputusan ini berlaku mulai tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di     : Yogyakarta

Pada tanggal    : 31 Januari 2012

Dekan,

Dr. Lukas S.Ispandriarno, M.A.

——————————————————————————————————————————————————–

Lampiran Keputusan Dekan No.80/IX/2012

I.KETENTUAN BIMBINGAN  KARTU RENCANA STUDI (KRS)

  1. Bimbingan pengisian Kartu Rencana Studi  (KRS) dilakukan sekali pada setiap awal semester perkuliahan.
  2. Mahasiswa berhak untuk mendapatkan bimbingan perencanaan studi dari dosen yang telah ditunjuk.
  3. Mahasiswa yang berhak melakukan bimbingan perencanaan studi dan mengisi KRS adalah mahasiswa yang telah melaksanakan herregistrasi dan membayar SPP tetap, dengan menunjukkan bukti herregistrasi, pembayaran SPP tetap dan Kartu Mahasiswa (KTM).
  4. Pelaksanaan bimbingan rencana studi/pengisian KRS dilakukan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
  5. Mahasiswa yang TERLAMBAT melaksanakan bimbingan KRS,  dikenai sanksi TIDAK DIIJINKAN mengikuti perkuliahan dan ujian pada semester yang bersangkutan.
  6. Proses pembimbingan atau pengisian KRS dapat diwakilkan kepada orang lain dengan menyerahkan surat perwakilan bermeterai yang sah, yang berisi tentang:
  • a. Alasan tidak dapat mengikuti bimbingan KRS pada waktu yang telah ditentukan.
  • b. Rencana Studi atau matakuliah yang akan diambil.
  • c. Photocopy kartu identitas dari keduabelah pihak.
  • d. Form (template) surat kuasa silakan dilihat di web FISIP.
  1. Mahasiswa bertanggung jawab atas ketelitian serta kesesuaian pengisian KRS. Apabila terjadi kesalahan dan ketidaksesuaian pengisian  menjadi tanggung jawab mahasiswa yang bersangkutan

 II.KETENTUAN PERKULIAHAN

A. Kegiatan Perkuliahan

  1. Kegiatan perkuliahan adalah proses pembelajaran yang meliputi kegiatan tatap muka di kelas, praktikum, penyelenggaraan percobaan dan pemberian tugas akademik lain. Untuk menunjang kegiatan perkuliahan tersebut dapat diselenggarakan seminar, simposium, diskusi panel, lokakarya dan kegiatan ilmiah lain.
  2. Mahasiswa berhak mengikuti perkuliahan sepanjang telah memenuhi kewajiban herregistrasi dan KRS sesuai jadual yang telah ditentukan.

B. Tata tertib Perkuliahan

  1. Pada awal perkuliahan, dosen wajib menyampaikan rencana perkuliahan (Silabus dan atau Satuan Acara Perkuliahan) serta tata tertib perkuliahan.
  2. Pada setiap kegiatan perkuliahan, dosen wajib melaksanakan pemeriksaan terhadap kehadiran mahasiswa.
  3. Mahasiswa wajib mengikuti kuliah 75% dari pertemuan atau kuliah, melaksanakan  semua praktikum, makalah dan atau tugas lain yang terkait dengan mata kuliah.
  4. Mahasiswa yang kehadirannya kurang dari 75% meskipun dengan alasan ijin yang sah, TIDAK DIPERKENANKAN mengikuti ujian mata kuliah akhir semester.
  5. Ijin yang dianggap sah adalah :
    1. Sakit dengan surat dokter atau rawat inap dari rumah sakit yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Rumah Sakit.
    2. Ada keluarga inti  yang meninggal, dengan melampirkan surat   kematian dari RT/RW atau Rumah Sakit.
    3. Mewakili universitas, daerah/negara dalam kegiatan tertentu dibuktikan dengan surat pemberi tugas.
  6. Jumlah ijin yang sah sebagaimana tertera di atas hanya akan diakomodasi maksimal (tiga) 3 kali.
  7. Surat ijin yang sah diserahkan kepada bagian perkuliahan Tata Usaha FISIP, berupa :
    1. Surat ijin  yang dibuat oleh mahasiswa, orangtua atau wali, dengan mencantumkan mata kuliah yang diikuti.
    2. Dilampiri keterangan  yang sah sebagaimana tertera pada point 5 di atas.
  8. Surat ijin yang sah, diberikan maksimal H+7 dari pertemuan perkuliahan.
  9. Dosen dan mahasiswa wajib hadir memberikan/mengikuti kuliah SESUAI JAM yang telah resmi dijadwalkan, dengan rujukan jam yang ada pada masing-masing kelas. Mahasiswa yang terlambat tidak diperbolehkan mengisi presensi. Dosen yang terlambat harus menginformasikan kepada Bagian Perkuliahan paling lambat 15 menit sebelum perkuliahan.
  10. Mahasiwa berhak meninggalkan ruang kuliah  bila setelah 15 menit dari jadual kuliah tidak ada pemberitahuan dari Bagian Perkuliahan.
  11. Dosen wajib mengganti ketiadaan perkuliahan tatap muka yang ditinggalkan dengan jadwal lain atau memberikan tugas yang esensinya sama dengan perkuliahan tatap muka.
  12. Dosen dan mahasiswa tidak diperkenankan menggunakan kaos oblong dan sandal selama  mengikuti kuliah.
  13. Dosen dan mahasiswa wajib memelihara ketenangan dan ketertiban perkuliahan, termasuk tidak keluar masuk ruang kuliah.
  14. Dosen dan mahasiswa tidak diperkenakan menggunakan handphone/smartphone untuk berkomunikasi dengan pihak di luar ruang kuliah.
  15. Mahasiswa tidak diijinkan pindah kelas jika sudah ditentukan oleh fakultas, kecuali terjadi perbenturan jam kuliah sebagai akibat dosen  FISIP UAJY mengganti hari jadwal kuliah.

III.KETENTUAN UJIAN MATA KULIAH

A.Syarat Ujian

Mahasiswa yang berhak mengikuti ujian mata kuliah adalah :

  1. Mahasiswa yang secara sah terdaftar pada mata kuliah yang bersangkutan dan telah menyelesaikan urusan administrasi sebagaimana mestinya.
  2. Mahasiswa yang telah memenuhi kewajiban yang dipersyaratkan oleh mata kuliah terkait antara lain kehadiran 75%.
  3. Mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti ujian Remedi harus mengikuti seluruh komponen perkuliahan  seperti Tugas, Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester serta kehadiran 75%.
  4. Mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti Remedi adalah mahasiwa yang nilainya maksimal C. Kepesertaan dalam Ujian Remedi tidak otomatis memperbaiki nilai, tergantung hasil yang diperoleh masing-masing mahasiswa.

B.Tata Tertib Ujian

  1. Peserta ujian wajib mengenakan sepatu dan tidak diperkenankan mengenakan kaos oblong (T shirt) selama mengikuti ujian.
  2. Peserta ujian harus sudah MEMASUKI ruang ujian paling lambat 5 (lima) menit SEBELUM waktu ujian dimulai.
  3. Peserta yang terlambat hadir  TIDAK DIPERBOLEHKAN masuk ruangan mengikuti ujian.
  4. Peserta ujian wajib menunjukkan Kartu Mahasiswa (KTM), Kartu Rencana Studi (KRS) kepada Pengawas Ujian pada saat memasuki ruang ujian.
  5. Peserta ujian menempatkan diri pada kursi sesuai nomer tempat duduk yang telah ditentukan menurut daftar peserta ujian.
  6. Peserta ujian menandatangani daftar presensi ujian di daftar yang telah disediakan.
  7. Peserta ujian mengisikan nama, nomor mahasiswa serta isian lain pada tempat yang telah disediakan di lembar jawab ujian.
  8. Peserta ujian dilarang membawa buku, catatan, handphone, dan tas ke meja ujian, kecuali ujian dinyatakan bersifat TERBUKA oleh pengawas ujian.
  9. Peserta ujian dilarang meninggalkan ruang ujian dengan alasan apapun selama mengikuti ujian.
  10. Peserta ujian dilarang saling bekerjasama dengan sesama peserta ujian ataupun dengan pengawas ujian dalam bentuk dan cara apapun selama waktu ujian.
  11. Peserta yang bekerjasama dan atau menyontek DIGUGURKAN kepesertaannya dari matakuliah tersebut.
  12. Peserta ujian wajib menyerahkan lembar jawab ujian kepada pengawas ujian, baik lembar jawab yang terpakai maupun yang dianggap tidak terpakai.
  13. Peserta ujian wajib memelihara ketenangan dan ketertiban suasana selama ujian berlangsung, baik di dalam maupun di luar ruang ujian.
  14. Peserta ujian dilarang merokok di dalam ruang ujian.
  15. Peserta ujian yang telah selesai mengerjakan ujian diperkenankan meninggalkan ruang ujian minimal setelah 15 menit dari waktu ujian dimulai.

C.Ujian Susulan

  1. Ujian susulan dapat diberikan jika mahasiswa memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam huruf A angka 1 dan 2.
  2. Ijin ujian susulan hanya diberikan kepada mahasiswa yang:
  1. mengalami sakit berat dan menjalani rawat inap di Rumah Sakit, dibuktikan dengan surat keterangan dari Rumah Sakit.
  2. mengalami kematian anggota keluarga inti (orangtua, saudara kandung) dan/atau keluarga bukan inti yang tinggal serumah, atau
  3. mewakili  universitas, daerah/negara dalam kegiatan tertentu, dibuktikan dengan surat resmi pemberi tugas.
  4. menjelaskan alasan mengajukan ujian susulan.
  5. menuliskan nama mata kuliah yang diikuti dan dosen pengampunya.
  6. melampirkan surat keterangan yang sah dan asli dari pihak berwenang terkait :
  1. Surat pengajuan ujian susulan ditujukan kepada Wakil Dekan I dengan ketentuan:
  • 1).Surat Keterangan Rawat Inap dari Rumah Sakit dan Dokter berwenang, atau
  • 2).Surat Kematian dari RT/RW setempat atau Rumah Sakit, atau
  • 3).Surat Keterangan dari pemberi tugas bila mewakili universitas, daerah/negara dalam kegiatan tertentu.
  1. Surat permohonan ujian susulan diserahkan kepada Bagian Ujian  paling lambat 3 (tiga) hari setelah waktu ujian  mata kuliah yang diikuti.
  2. Pelaksanaan ujian susulan dibatasi hanya sampai 1 (satu) minggu setelah hari terakhir pelaksanaan ujian sesuai jadual.
  3. Pemberitahuan tentang jadual dan tempat pelaksanaan ujian susulan akan disampaikan secara tertulis.

 

D.Sanksi

Peserta ujian yang melanggar Syarat, Tata Tertib dan Prosedur Ujian Mata kuliah ini akan dikenai sanksi:

  1. Tidak diijinkan mengikuti ujian.
  2. Nilai mata ujian yang bersangkutan digugurkan.
  3. Hasil ujian yang bersangkutan dibatalkan.

A.Hak Pengawas Ujian

  1. Memeriksa, memberi peringatan/menegur, memindahkan/mengeluarkan peserta ujian apabila peserta ujian melanggar Syarat, Tata Tertib dan Prosedur Ujian Mata kuliah.
  2. Membatalkan pelaksanaan ujian apabila terdapat hal-hal force majour.

B.Kewajiban Pengawas Ujian

  1. Telah berada di ruang ujian paling lambat 15 menit SEBELUM waktu ujian dimulai.
  2. Pengawas melarang mahasiswa yang terlambat hadir. Rujukan waktu menggunakan jam yang ada di masing-masing kelas.
  3. Membacakan tata tertib ujian kepada mahasiswa
  4. Pengawas tidak diperbolehkan memberikan jawaban atas pertanyaan ujian.
  5. Membuat Berita Acara pelaksanaan ujian yang diawasinya dan melaporkan kepada Bagian Ujian Tata Usaha.
  6. Mencocokkan mata kuliah dalam KRS dengan mata ujian yang ditempuh peserta ujian.
  7. Menghitung jumlah lembar jawab ujian sesuai dengan jumlah peserta ujian yang telah menandatangani presensi ujian.
  8. Menjaga ketertiban pelaksanaan ujian.
  9. Menyediakan pengawas pengganti apabila tidak dapat hadir mengawas sesuai jadual yang ditetapkan dan memberitahukan kepada Tata Usaha paling lambat 2 (dua) hari sebelumnya.

——————————————————————————————————————————————————————-

Buku Pedoman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UAJY bisa diunduh di sini:

Buku-Pedoman-FISIP