Volume 8 Nomor 1, Juni 2011

cover 8-1

Kecenderungan Objektivitas Pemberitaan Epidemi Virus H5N1
dalam International Herald Tribune Online

Birgitta Bestari Puspita


Abstract: Newspapers have to be objective in representing the news to the audience. This research wanted to measure the objectivity’s tendency of the news about H5N1 virus, which attacked Indonesia in year 2003. The news’ objectivities on International Herald Tribune from January 2005 until December 2006 were being measured with the Westerstahl’s Objectivity’s Principle and content analysis as the method. There are 2 dimensions in Westerstahl’s Objectivity’s Principle. First is factuality, which consists of truth and relevance, and the second one is impartiality which consists of balance and neutral presentation.

 

Abstrak: Surat kabar harus obyektif dalam menyajikan berita kepada audiens. Riset ini ingin mengukur kecenderungan obyektivitas berita tentang virus H5N1 yang melanda Indonesia pada tahun 2003. Obyektivitas berita diukur berdasar prinsip-prinsip obyektivitas Westerstahl dan menggunakan metode analisis isi. Ada dua dimensi dalam prinsip-prinsip obyektivitas Westerstahl. Pertama adalah faktualitas yang terdiri dari kebenaran dan relevansi, dan yang kedua adalah imparsialitas yang terdiri dari keseimbangan dan penyajian yang netral.


Culture Jamming Versus Popular Culture
Leonardia Acynthia Putri

Abstract: This literature study researched Adbusters, the anti-commercial organization, and described the organization’s activities and media usage, mainly in the period of 2007-2010, which critized the populer culture. Adbusters is an organization which performs “Culture Jamming”; a rebellious act reacting towards commercialism domination in many aspects including popular culture. Compared to other similar organizations, Adbusters has been executing more various activisms using several media which other organizations do not use. This study used the Adbusters’ official website and blogs as main data sources. The data of Adbusters’ activities and media usage were categorized and analyzed, thus the tendency of its development can be described. This study also analyzed Adbusters’ activity using Media Hegemony Theory and Political Economy Media Theory. The media has been dominated by a certain group that owns politic and economic power, so the information flow has been dominated by them. Media and its contents have been commercialized, thus capitalism and commercialism have been considered as a common system that should run the world. Adbusters has been trying to stop the domination and change the society’s way of thinking into a more critical way of thinking.

 

Abstrak: Studi literatur ini meneliti tentang Adbusters, sebuah organisasi anti komersial, dengan mendeskripsikan aktivitas serta penggunaan media organisasi tersebut dari tahun 2007-2010 dalam mengkritisi budaya populer. Adbusters adalah organisasi yang melakukan Culture Jamming, aksi perlawanan terhadap dominasi komersialisme di segala aspek termasuk popular culture. Dibandingkan dengan organisasi lain yang serupa, aktivitas Adbusters lebih bervariasi dan menggunakan media-media yang tidak biasa digunakan organisasi lain. Penelitian ini menggunakan situs online resmi Adbusters sebagai sumber data utama. Data mengenai aktivitas dan penggunaan media Adbusters dikategorisasi dan dianalisis sehingga kecenderungan perkembangan organisasi ini dapat dideskripsikan. Penelitian ini juga menganalisis kegiatan Adbusters menggunakan Teori Hegemoni Media dan Teori Media Ekonomi Politik. Media telah didominasi oleh kelompok tertentu yang memiliki kekuasaan ekonomi serta politik, sehingga alur informasi juga didominasi kelompok tersebut. Media dan kontennya telah menjadi produk komersial, sehingga kapitalisme dan komersialisme itu sendiri dianggap sebagai sistem yang memang sudah seharusnya dijalankan di dunia. Adbusters berusaha menghentikan dominasi tersebut dan mengubah cara pikir masyarakat menjadi lebih kritis.


Perubahan Tema Iklan Menurut Siklus Hidup Produk
Marselinus Krisna

Abstract: This research is an descriptive qualitative study about the changes of TV commercial’s themes of Sony PlayStation console in USA at 1995-2010. As human beings, the product has its life cycle. The life cycle of products is very influential in the formation of advertising messages. The Sony PlayStation is one brand of video game console generation to the five released by Sony Computer Entertainment and the most popular in the history of the gaming industry. The life cycle of PlayStation consoles reaches its peak at the time of appearance of the PlayStation 2 console. During the life cycle of the last PlayStation has released several television commercials used to promote this console for the consumer.

 

Abstrak: Riset ini merupakan studi deskriptif kualitatif tentang perubahan tema iklan televisi dari produk konsol Sony PlayStation di Amerika Serikat pada periode 1995-2010. Seperti manusia, produk juga memiliki siklus hidup. Siklus hidup produk sangat mempengaruhi pembeuatan pesan iklan. Sony PlayStation adalah salah satu merek generasi konsol video game yang dikeluarkan oleh Sony Computer Entertainment dan sangay populer dalam sejarah industri games. Siklus hidup produk konsol PlayStation mencapai puncaknya pada saat dimunculkannya konsol PlayStation 2. Selama periode siklus hidupnya , PlayStation mengeluarkan beberapa iklan televisi yang digunakan untuk mempromosikan konsol kepada para konsumen.


The Roles of Communication and Organizational Culture
in Maintaining Employees’ Loyalty
(A Case Study of Charoen Pokphand Company)

Siti Azizah

Abstract: This paper attempts to investigate how communications organization is conducted by Charoen Pokphand Company (a multinational poultry company) to stop the shifting of competitors’ employees amid the high tendency of the employees’ shifting to competitors’ company. This study uses explanatory case study as research method with single case design. The analysis is carried out from the perspectives of organizational culture and internal communications functions of the organization in maintaining the employees’ loyalty. An analysis of the employees’ shifting case id based on several notions that organizational culture is very influential on the process of communication within the organization (Ruppel and Harington 2000), how cultural management affects on the communication (Bordow and More in McKenna 2006), and the effects of cultural subsystems on the employees’ loyalty (Eskildsen and Nussler 2000). Literature studies and interviews are performed to obtain data on several cases of employees’ shifting which have happened at Charoen Pokphand Company. The informant is an employee who has worked at Charoen Pokphand Company for eleven years and is often received offers to move to other competitors’ company. Offers which give better position and salary turn out to be unappealing when compared to the organizational culture and communication processes which provide work comfort.

 

Abstrak: Makalah ini bertujuan untuk mengetahui lebih jauh tentang bagaimana komunikasi organisasi yang dilakukan PT. Charoen Pokphand Indonesia (sebuah perusahaan pakan ternak multinasional) dalam upayanya mencegah migrasi karyawan kompetitor ditengah tingginya mobilitas migrasi karyawan ke perusahaan kompetitor. Metode studi kasus eksplanatori digunakan sebagai metode penelitian dan menggunakan desain studi kasus tunggal. Tulisan ini dibahas dari perspektif budaya organisasi dan fungsi komunikasi internal organisasi dalam memelihara loyalitas karyawan. Pembahasan terhadap kasus migrasi karyawan ini dilakukan dengan mendasarkan pada beberapa pendapat bahwa budaya organisasi sangat berpengaruh terhadap proses komunikasi dalam organisasi (Ruppel and Harrington 2000), bagaimana manajemen budaya berpengaruh pada komunikasi (Bordow and More in McKenna 2006) dan efek subsistem budaya terhadap loyalitas karyawan (Eskildsen and Nussler 2000). Studi literature dan dan wawancara digunakan untuk memperoleh data tentang beberapa kasus migrasi karyawan yang pernah terjadi di PT. Charoen Pokphand Indonesia. Informan adalah seorang karyawan PT. Charoen Pokphand Indonesia yang sudah bekerja selama 11 tahun dan sering mendapatkan tawaran untuk berpindah dari perusahaan PT. Charoen Pokphand Indonesia ke perusahaan kompetitor. Penawaran yang lebih memberikan posisi serta gaji yang lebih baik ternyata bukan tawaran yang menarik bila dibandingkan budaya organisasi dan proses komunikasi yang memberikan kenyamanan kerja.


Komodifikasi Perempuan dalam Iklan Televisi
Primeiro Wahyubinatara Fernandez

Abstract: Women and sexual attraction is to be one weapon in the arsenal of the ads. In the version of AXE advertisement “Turun Harga”, the author indicates the presence of the commodification of women. This paper discusses how the signs set in them to communicate with the target and how the structure of the message that commodificate women. The method of analysis used in this paper is semiotics Greimasian combined with Marxian feminist perspective.

 

Abstrak: Perempuan dan daya tarik seksual merupakan senjata dalam iklan. Dalam iklan Axe versi “Turub Harga”, peneliti mendapatkan sajian komodifikasi perempuan. Artikel ini mendiskusikan bagaimana tanda-tanda dirangkai untuk erkomunikasi dengan target dan bagaimana struktur pesan yang mengkomodifikasi perempuan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Semiotika Greimasian yang dikombinasikan dengan perspektif Feminis Marxisme.


Penggunaan Simpul-Simpul Komunikasi Sosial sebagai
Strategi Kampanye

Catharina Endah Prihatini

Abstract: Political campaign in Indonesia is usually expensive, and need lots of money to carry out. In contrary, refers to Kelik Sumrahadi’s, the Head of the Regent (Bupati), political campaign in Mayor Election in Purworejo 2005 is an exception. There’s only a small fund together with a strong support from grassroots have been proving about the power of opinion leader. Many grassroots giving empathic support with fund raising. Not only fund, they provide themselves to be a mediator or an opinion leader.

Abstrak: Kampanye politik di Indonesia biasanya mahal dan membutuhkan banyak uang untuk penyelenggaraannya. Pengecualian terjadi pada kampanye Kelik Sumrahadi, dalam kampanye politik dalam Pemilihan Kepala Daerah di Purworejo tahun 2005. Hanya ada sedikit dana, didukung oleh kelompok akar rumput yang kuat untuk memunculkan kekuatan pemimpin pendapat. Banyak kelompok akar rumput yang berempati mendukung dengan memberikan dana. Tidak hanya dana,mereka juga juga menyediakan dirinya sebagai mediator atau pemimpin pendapat.


DOWNLOAD

Featuring Top 25/25 of Jurnal Ilmu Komunikasi

Subscribe

Read more

Jurnal Ilmu Komunikasi, d.a. Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Jl. Babarsari No. 6 Yogyakarta 55281,
Telp. (0274) 487711 ext 4130,
Fax. (0274) 487748,
Homepage: